Kekuatan Fokus

Terkadang dalam melaksanakan sesuatu kita sering tidak fokus, sehingga energi yang dikerahkan untuk melakukannya menjadi tidak maksimal. Padahal dengan fokus, kita seolah-oleh memberikan power yang maksimal untuk bergerak mencapai tujuan. Ketidak fokusan hanya membuat konsentrasi, pikiran dan energi menjadi ngambang atau buyar.  Fokus  diperlukan  baik dari sisi  psikologis / pikiran   maupun   dari sisi  phisik atau  tindakan. Berikut adalah  beberapa   ilustrasi  tentang  kekuatan focus  atau “ The Power of Focus “  dalam  kehidupan  :

  • Seorang pemanah atau penembak  target tidak akan pernah   mampu  membidik  sasarannya apabila  pikirannya tidak fokus.  Pikirannya   harus fokus ke suatu titik,  mata, tubuh dan   tangannya juga  harus konsentrasi penuh  kesana.  
  •  Anda tidak akan mampu mengejar dan  menangkap dua ekor kelinci sekaligus. Anda  harus  fokus  menangkapnya satu persatu.  Bahkan bila   ngotot juga  mengejar keduanya sekaligus,  yakinlah  keduanya  akan  luput dari kejaran.
  • Ketika  kita fokus  dengan  hal-hal yang positif, maka  hal-hal positiflah yang akan terjadi. Namun ketika  pikiran kita fokus pada hal-hal  yang negative,  maka  negative pulalah  yang  dapat terjadi. Itulah sebabnya kita harus selalu “ Positif thinking “ terhadap segala sesuatu dan  menjauhi “ Negatif thinking “  atau bersu’udhzon  karena  setiap  su'udzhon  hasilnya  tidak lain kecuali  keburukan.
  • Fokuslah  dengan hal-hal positif  pada diri anda , misalnya  bersyukur atas  semua yang telah dimiliki, keluarga,  pekerjaan, karier, usaha, kesehatan,  kecukupan, ketenangan, kedamaian, dst. Maka anda akan merasakan  hidup ini  bahagia  dan nikmat,  bahkan  akan terus  berlipat ganda dan bertambah.   Namun ketika  kita  hanya memikirkan  negatif  atau kekurangan  yang ada, misalnya  karier  yang mandeg,  bisnis  tidak lancar,  kesepian, kesedihan, kekurangan, masalah-masalah, keluhan, penyesalan, maka  …lengkap sudah penderitaan !  Tersiksa   sekali rasanya  hidup ini. Dan penderitaan  demi penderitaan  berikutnya   akan   antri  menunggu anda. 
  • Dalam  berdo'a  dan  beribadah,  kita  disyaratkan  untuk  fokus  kepada Yang  Maha  Esa  agar  do'a  dan ibadah kita  diterima. Dalam konsep Islam,  fokus  disini  bisa  berarti  khusu'   dalam  pelaksanakan ibadah  dan fokus   kepada satu-satunya   Sang Pencipta yaitu  Allah SWT.      

 

Inilah  tips  untuk  membangkitkan kembali  semangat  hidup  dan kekuatan anda,  ketika penderitaan tengah  mendera.

Fokuslah pada hal-hal positif yang anda miliki  !

Fokuslah pada  potensi dan sumber daya   yang anda miliki saat ini  atau setidak-tidaknya pada  hal-hal  yang pernah anda miliki ( bahkan dimasa lalu sekalipun ). Berikut adalah sebuah kisah  menarik  yang  dikutip dari  sebuah  kisah  motivasi.  Ceritanya bermula  dari seorang anak yang  heran   melihat kondisi kakeknya yang  terkulai lemas  di kursi goyangnya. Lalu ia menemui ibunya dan menanyakannya.

Jawab ibunya : “ Oh, kamu melihat kakekmu terkulai lemas di kursinya ?  Kakekmu   sedang   sakit sekujur tubuhnya . Coba  tanyakan kondisinya  kesana ! “ 

Sang anakpun  berlari ke kakeknya dan menanyakan kondisi  sang kakek. “ Waduuh  cucuku, seluruh  tubuh kakek sakit sekali. Nyeri semua…hh  hh...  ”, jawab sang kakek    setengah merintih. Mendengar  hal ini si anak kembali menuju ibunya,  lalu si ibu  berkata, “ Kakekmu itu dulunya seorang pejuang kemerdekaan  ( baca : veteran ). Pasukannya dulu pernah mengalahkan pasukan Belanda.  Coba  kamu tanyakan langsung ceritanya  pada kakekmu.   Si anakpun kembali berlari menuju sang kakek  dan berkata, “ Kakek, kata  ibu  kakek dulu seorang pejuang. Kakek  hebat ya. “. Mendengar hal itu, serta merta  air muka  sang kakek  berubah dan dengan bersemangat  berkata :  “ Oh,  itu luar biasa sekali, cucuku. Mari kesini kakek  ceritakan. Waktu itu .. dst…dst."

Sang kakek menceritakan dengan  sangat antusias dan  penuh semangat,   seperti seorang komandan  yang memompa semangat  juang     pasukannya. Lalu anak ini kembali ke ibunya   dan menceritakan kondisi  kakeknya yang  tiba-tiba  berubah total.  Si Ibu  lalu berkata, “ Anakku, engkau telah  membangunkan  kembali kakekmu  yang sebenarnya. Kamu telah membuatnya   menjadi  lebih baik   dan melupakan sakitnya”.

Jadi, daripada  fokus dengan hal-hal  negatif  yang  ada pada  diri kita,  lebih baik  fokus  pada  hal hal  positif  yang  kita miliki.   Jangan   buang waktu, pikiran dan  perasaan  pada  kekurangan  yang ada,  toh  itu tidak  akan  mampu juga  kita  hilangkan.  Tapi fokuslah  pada  hal-hal   posirtf  yang  ada ,  karena  setiap orang    pasti    memilikinya.   Harta yang ada ( berapapun adanya ),  keluarga, sahabat,  bakat dan potensi  diri,  kesehatan,  pekerjaan,  bisnis, kesempatan beribadah dan berdo'a, itu semua adalah  hal-hal positif yang anda miliki.  Fokuslah dengan hal itu  dan  hal-hal  negatif  yang  ada   akan  hilang dengan sendirinya  ketika kita  tidak memikirkannya lagi.  Namun bukan berarti kita  tidak sadar diri  punya kekurangan,  tapi jangan sampai kekurangan  itu  menenggelamkan  diri kita ke dalam  pesimisme  dan kegagalan .   Bahkan  kekurangan  (  minus / negatif )   itu  sendiri  dapat  kita rubah  menjadi positif  : bukankah  semua orang  di dunia ini juga punya kekurangan dan penderitaan ?  Bahwa   kekurangan dan penderitaan itu manusiawi  sekali  dan  bukan  khusus  milik anda.

Kenapa  harus  minder,  sedih  dan putus asa ? 

Kalimat motivasi  pada tulisan ini :

" Fokuslah pada hal-hal yang positif pada diri anda, maka hal-hal negatif akan menghilang ( terkalahkan ) dengan sendirinya ".

 

By : Admin      

 
 
 
 
 
 
Riaupromo.com - situs promosi Riau
 
website